Dalam ucap aku menatap, pada sepasang mata yang tak pernah menganggap.
•
Aku yang tinggal dalam malam,
kemudian memendam,
Dan hanya bisa tinggal diam.
Sembari menyusun puing puing hati ,
Yang tak lagi tertata rapi.
•
Patah.
•
Lelah.
•
Tak terjamah.
•
Kemudian aku mengaku kalah.
Untuk sebuah tanggap yang ku tunggu.
Aku merindu. Menunggu hadirmu.
Aku dan diamku, ada cinta untukmu.
Dan kau yang disitu, tak pernah tau. Ada aku !
#RUANGPRODUCTIVE
No comments:
Post a Comment