Friday, 7 March 2014

Toilet Duduk Type 2

Beratus-ratus detik yang lalu gue barusan aja nginep disalah satu kost-kost-an teman gue biasanya sih problem di rmh anak kost itu minimnya makanan dan sedikitnya uang saku, nah kalo problem dikost-an teman gue bukan pada uang atau makanan. Makanan dan uang berjalan dengan lancar, se-lancar air liur Eqi yang menetes karna adanya gaya gravitasi bumi.
Gue kasih rumus percepatan pemakaian toilet nih ; semakin banyak makanan yang gue dan Eqi makan berbanding lurus dengan tingkat penggunaan toilet di kost-an fariz. Problem yang kami (gue dan Eqi) rasakan adalah sulitnya kami untuk membuang apa yang telah kami makan.
Didunia ini ada dua jenis toilet yang buming dipakai kalangan masyarakat, toilet jenis 1 adalah toilet yang dipakai secara jongkok, dan toilet jenis 2 adalah toilet yang dipakai secara duduk biasa kaya orang lagi nunggu makanan. Di kost-an Fariz hanya terdapat toilet type dua dengan penggunaan secara duduk dan sayangnya gue dan Eqi bukanlah makhluk yang dapat menggunakan toilet type 2 #IntiProblem. Mammmppppusss lah kami  sekitar 2 juta saraf yang ada ditubuh gue gunakan untuk menahan pemberontakan yang terjadi di usus besar.   Akhirnya kami tidak menikmati apa yang terjadi disana, kami menolak untuk makan, kami menolak untuk buang air besar. Hingga waktunya tiba untuk pulang kerumah, gue memikirkan untuk belajar menggunakan toilet type 2 untuk kebaikan dan kesejahteraan usus besar gue.
Asalkan kalian (sang pembaca) tau, bahwa ketika gue udah drmh saat itu lah terjadinya pemberontakan besar besaran. Maaf usus sayang :(

No comments:

Post a Comment