Tuhan menghadirkan "CINTA" untuk mengajarkan kita tentang ikhlas.
Seperti kucing kesayangan kita yang mati, yang harus kita lakukan hanyalah meng-ikhlasan.
Seperti bunga bungas ditaman yang harus layu pada waktunya, yang harus kita lakukan hanyalah meng-ikhlaskan.
Akan tiba waktunya dimana kita belajar untuk meng-ikhlaskan. Entah itu tentang mengikhlaskan benda kesayangan, moment kesayangan, ataupun orang-orang yang kita sayangi. Ia kembali pada pencipta-Nya.
Setelah semuanya pergi hanya akan ada kenangan dan rasa ke-ikhlasan kita yang tetap tinggal.
Seperti tulisan ini, yang akan habis. Kemudian aku hanyalah bisa meng-ikhlaskan.
No comments:
Post a Comment