Aku slelau berbicara pada bulan setiap malam.
Aku mengeluh padanya tentang dinginnya malam, tapi semua tak kunjung usai.
Ku ketakkan lelahku ditempat tidurku sembari pikiran yang tak tau harus apa.
Kemudian aku menunggu embun yang muncul disetiap dedaunan.
Semua terdengar membosankan, ada waktu yang panjang diantar sabar ku dan tujuanku.
Hingga saat ini hanya hitam yang mampu ku lihat. Semuanya gelap, hitam, begitu tak menyenangkan.
No comments:
Post a Comment